thumbnail

SAYAP - SAYAP PATAH (CINTA MEMBUNUH DALAM SEPI)

Sayap-sayap patah melumpuhkan asa dalam dukaku
Merintih pilu dalam asaku
Menangis dan terluka sangat dalam
Tak bisa terbang menyambut mentari yang tersenyum
Tak bisa melihat dunia yang penuh dengan keindahan
Kini aku terkurung sepi dalam sedihku
Aku tak mampu terbang mengepakkan sayapku
Aku tak mampu menari di atas awan
Sayapku patah….
Aku lemah….
Duniaku gelap seolah tak sempurna lagi
Duniaku sepi seolah tak berpenghuni lagi
Tanpa kedua sayap aku tak mampu terbang lagi
Kebahagiaanku terenggut kembali
Cinta tak mungkin bisa terbang meraih mimpi
Jika salah satu sayap patah maka sisi sayap yang lain tak berarti

Maka cinta perlahan membunuh dalam sepi

thumbnail

PUISI KLASIK - PANTUN - KUMPULAN PANTUN NASIHAT

Ini dia kumpulan puisi klasik berupa pantun nasihat:





thumbnail

PUISI GALAU - SENDIRI MELAWAN WAKTU


Jiwa ini terasa sepi dalam kesendirian
Hati mulai membeku dalam gelapnya kehidupan
Perlahan layu dan mulai kesepian

Seperti terhempas badai
Terdampar di pesisir pantai yang sunyi
Seolah tak ada satupun kehidupan
Diam dan sendiri dalam tangisnya kehidupan

Betapa gersangnya jiwa ini
Betapa sepinya hati ini
Menanggung kehidupan tanpa genggaman tangan
Berdiri melawan waktu menembus kesepian

Seolah semua lari dan tak perduli
Meninggalkan duka yang tersimpan di hati
Pergi menjauh dan perlahan mulai menghilang
Seperti gelap yang menelan teraang

Raga lemah tak berdaya
Dada sesak menahan tangis
Tak ada cahaya yang dapat menerangi jiwa

Terasa sepi dan hening
Terasa pahit hingga sesakan di jiwa
Saat jiwa hampi menyerah
Hati berkata

“bertahanlah hingga menemukan titik terang”

thumbnail

PUISI CINTA - CINTA DALAM DUKA


sentuhan lembutmu yang hangat
mampu menyentuh hati hingga dasar jiwa
membuat jiwa melayang terbang tinggi
menari di atas awan hingga melesat ke langit
terukir senyuman manis dalam indahnya dunia
rona bahagia terpancar hingga melambung tinggi

hayal angan mulai bermain di jiwa
keindahanmu terbayang dan terus tersimpan di dalam pikiran
asaku bernyanyi kegirangan
bahagia ini sungguh mendamaikan jiwa

aku terus bernyanyi
dan aku terus menari
tak ada yang mampu menghentikanku
hingga aku melayang lebih tinggi lagi

lalu sosokmu berdiri tepat di hadapanku
dan mulai berkata hal yang tak mungkin aku dengar
kau rontokan jiwa ini hinga jatuh ke dasar bumi
menjatuhkan semua harapan dan impian yang telah terukir
harapan ini mulai hilang dan mati

kau sentuh hatiku
lalu kau robek hati dan asaku
perlahan sosokmu mulai menghilang
menyimpan luka yang akan terus aku kenang

pergilah…..menjauhlah….!

tangis ini tak perlu kau dengan

thumbnail

BADAI HEMPASKAN JIWA DALAM ASA - PUISI


Hilang terkikis waktu
Lemah tak berdaya melawan arus
Terdiam dan berdiri di tengah gelombang di samudera
Terhempas, terlempar, dan terbaring lemah dalam duka
Dalam dada begitu sesak
Tak ada kobaran api penuh perjuangan
Semuanya padam termakan dalam kegelisahan
Tertungkup dan tak mampu untuk bangkit
Deraian air mata, mengikis jiwa
Luka-luka dalam tubuh merontokan asa
Diam dalam isak tangis
Diam dalam masa penuh duka
Tatapan mata kosong begitu tajam menatap ke tengah samudera
Ingin rasanya berlayar kembali
Dan temukan tepian penuh keindahan
Tapi badai kehidupan dan gelombang hempaskan jiwa
Tak ada perahu yang bisa ku dayuh
Hancur
Harapan kian menghilang
Gelap sudah, hancur sudah dalam asa
Tangisan, jeritan tak mampu sembuhkan luka
Salah siapa?
Raga tak berdaya untuk berdiri
Salah siapa?
Batin terluka dalam ke dasar samudera
Dan salah siapa?
Jiwa serasa melayang dan mati rasa
Aku jatuh
Aku terpuruk sepi
Aku….bagai ranting kering yang mudah rapuh
Salahku tak mampu bangkit dalam pedihnya jiwa
Tolong….
Tolong aku
Bebaskan dalam duka yang tak mampu ku tahan
Tolong katakana padaku
Bahwa aku masih punya perahu untuk ku dayuh
Bahwa aku masih bisa berlayar ke tengah samudera
Temukan hidupku
Tamukan mimpiku
Dan temukan apa yang tak pernah aku temukan


thumbnail

SATU JIWA YANG TELAH MENGHILANG - PUISI


Dalam sepinya malam
Tak sanggup untuk memejamkan mata
Tertatih dan merintih dalam duka
Genggaman itu hilang
Bahagia itu lenyap

thumbnail

KESUNYIAN JIWA - PUISI


Kering dan layu
Terjatuh menuju ke dasar yang paling dalam
Kesunyian jiwa mengisi kekosongan hati
Terdiam dalam ruang tak berpenghuni
Diam…. kemudian tetesan air mata terjatuh
Melihat keluar kehidupan dunia
Ceritanya teramat pahit

thumbnail

DALAM GERSANGNYA JIWA - PUISI CINTA


Hembusan angin saat itu begitu damai
Menyejukan dan mendamaikan jiwa
Melambaikan kegembiraan
Menebarkan senyum dan keindahan dalam damainya jiwa
Hembusan angin itu kian menghilang

thumbnail

TAK SEPERTI SAAT ITU (MASA ITU)

Damai dunia saat itu
Saat hangat nya udara menyapa jiwa
Saat sejuknya pagi tersenyum bersama mentari
Saat itu dunia seolah menari dalam alunan kehidupan
Tak ada keindahan lain yang bisa menandinginya
Tapi kini…

thumbnail

SEPI JIWA

Jiwaku sepi
Asaku melayang jauh
Aku sendiri disini
Aku ya aku
Terdiam dalam kebingungan
Adakah waktu akan mempertumakanku pada satu masa
Masa yang mengenalkanku akan kehangatan hati
Sepi melompong saat ini
Rasanya jiwa hampir berkarat menahan pilu dalam kesendirian
Luntur sudah semangatku
Sesaat seperti kepala terbanting ke tanah
Raga yang terinjak-injak mereka yang hidup
Jiwaku saat ini seolah mati tak berdaya
Sudahlah...
Bangkitlah...
Hidup masih bisa bangkit
Jika aku mau berdiri
Selama masih ada sisa sisa harapan

Masih bisa mengobarkan api kemenangan

thumbnail

NELANGSA HATI

Nelangsa hatiku...
Hanya bisa diam tanpa berbuat
Sedih rasanya....
Ketika rindu menggebu
Rasa amarah yang dulu ada tercampur pilu karena menahan rindu
Kau yang ada di sana
Adakah kau sekali saja mersakan hal yang sama?
Perjalanan panjang yang sia-sia
Harapan sirna seketika
Pergulatan waktu yang amat panjang
Dalam lelah aku diam dalam senyum kepastian
Ku tunggu mimpi kita hingga menjadi nyata
Namun sia-sia
Terhapus sudah karena kebodohan ku dan keegoisanmu
Aku bodoh karena terlalu percaya hingga menunggu lama
Dan kau egois hanya ingin bahagia tanpa pedulikanku
Ya sudah, barangkali ini memang jalan kita
Berjalan bersama
Namun ke arah yang berbeda
Kita takkan pernah jadi satu.......


thumbnail

Kesedihanku

Bayang itu..kian pergi dan menghilang
Terlepas dari genggaman yang aku pertahankan
Kau memaksa untuk pergi
Kau memaksa untuk tetap berlari
Aku...enggan melepasmu
Tapi apa daya...kau hapus rasa yang pernah ada
Kau sengaja berlalu dan tak kembali
Janji manismu hilang berasama bayangmu
Harapan ku hilang bersama dengan kepergianmu
Asa ku merintih pilu
Jiwaku terjatuh ke dalam asa yang paling hancur
Duniaku sunyi senyap seakan pupus semua semanggatku
Kasih...meski kau jauh
Meski aku sakit dan pilu disini
Jika ini bahagiamu...aku berusaha menerima meski ku tak mampu

thumbnail

Puisi CINTA BJ Habibie

sebenarnya ini bukan tentang kematianmu
bukan tentang itu
karena aku tahu bahwa semua yang ada
pasti tiada pada akhirnya
dan kematian adalah suatu yang pasti

dan kini adalah giliranmu untuk pergi
aku sangat tahu itu

tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat
adalah kenyataan bahwa kematian
dapat memutuskan dalam diri seseorang
sekejap saja
lalu rasanya mampu
membuatku menjadi nelangsa setengah mati

hatiku seperti tak ditempatnya
dan tubuhku serasa kosong melompong
hilang isi
kau tahu sayang ..
rasanya seperti angin
yang tiba tiba berganti kemarau gersang
ada air mata yang jatuh kali ini
aku selipkan salam perpisahan panjang
pada kesetiaan yang kau ukir
pada kenangan pahit manis selama kau ada

aku bukan hendak mengeluh
tapi rasanya terlalu sebentar kau disisiku

mereka mengira
akulah kekasih yang baik bagimu sayang
tanpa mereka sadari ..
bahwa kaulah
yang menjadikanku kekasih yang baik
mana mungkin aku setia
padahal kecenderunganku adalah mendua
tapi kau ajarkan aku kesetiaan hingga aku setia
kau ajarkan aku arti cinta
sehingga aku mampu mencintai seperti ini

selamat jalan
kau dariNYA dan kembali padaNYA
kau dulu tiada untukku
dan sekarang kembali tiada
selamat jalan sayang
cahaya mataku
penyejuk jiwaku
selamat jalan
calon bidadari surgaku

BJ Habibie

thumbnail

Sayap-Sayap Patah

Wahai Langit
Tanyakan pada-Nya
Mengapa dia menciptakan sekeping hati ini..
Begitu rapuh dan mudah terluka..
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta
Begitu kuat dan kokoh
Saat berselimut cinta dan asa..
Mengapa dia menciptakan rasa sayang dan rindu
Didalam hati ini..
Mengisi kekosongan di dalamnya
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih
Menimbulkan segudang tanya
Menghimpun berjuta asa
Memberikan semangat..
juga meninggalkan kepedihan yang tak terkira
Mengapa dia menciptakan kegelisahan dalam relung jiwa
Menghimpit bayangan
Menyesakkan dada..
Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa…
Wahai ilalang…
Pernah kan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini
Mengapa kau hanya diam
Katakan padaku
Sebuah kata yang bisa meredam gejolak hati ini..
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini..
Sebagai pengobat tuk rasa sakit yang tak terkendali
Desiran angin membuat berisik dirimu
Seolah ada sesuatu yang kau ucapkan padaku
Aku tak tahu apa maksudmu
Hanya menduga..
Bisikanmu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana
Menunggumu dengan setia..
Menghargai apa arti cinta…
Hati yang terjatuh dan terluka
Merobek malam menoreh seribu duka
Kukepakkan sayap-sayap patahku
Mengikuti hembusan angin yang berlalu
Menancapkan rindu….
Disudut hati yang beku…
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin
Berserakan ….
Sebelum hilang di terpa angin…
Sambil terduduk lemah….
Ku coba kembali mengais sisa hati
Bercampur baur dengan debu
Ingin ku rengkuh…
Ku gapai kepingan di sudut hati…
Hanya bayangan yang ku dapat….
Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya
Tak sanggup ku kepakkan kembali sayap ini
Ia telah patah..
Tertusuk duri-duri yang tajam….
Hanya bisa meratap….
Meringis..
Mencoba menggapai sebuah pegangan..


Kahlil Gibran

thumbnail

"Aku Bicara Perihal Cinta"

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu,
kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu,
kalau kaututupi ketelanjanganmu,
dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis,
tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki;
Karena cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
TUHAN ada di dalam hatiku,
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta,
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih,
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap,
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur,
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
dan sebuah gita puji pada bibirmu.

Kahlil Gibran

thumbnail

"JATUH CINTA PADAMU"

Mempesonanya kamu
Menyungging senyummu
Menghiasi raut wajahmu
Mendiamkan detak jantungku
Mataku jadi pencuri senyummu
Yang menghantam jantungku
Bingung tak menentu
Dengan kehadiranmu
Mungkinkah menerimaku
Kutakut kehilanganmu
Bila kau tahu perasaanku
Yang jatuh cinta padamu
Kahlil Gibran


thumbnail

CINTA SEJATI

Sejak kehadiranmu hingga kini
Ruang hatiku beraroma wangi
Buaian bunga-bunga rindu menari
Yang kau tinggalkan dihati

Makin hari bersemi
Tanpa layu senyum ini
Tersirami cinta suci
Darimu kekasih hati

Jangan biarkan aku sendiri
Kuhanya ingin memiliki
Dirimu seutuhnya cinta sejati
Menjadi harga mati tak tertawar lagi

Andai ada pengganggu hati
Hati ini tegas menghadapi
Janganlah engkau ragu lagi
Hati ini milikmu abadi
Kahlil Gibran


thumbnail

KAU LEPAS GENGGAMAN KITA

Kita berjalan bersama waktu
Bermimpi, menumbuhkan rasa keyakinan yang besar
Aku percayakan pada satu cinta
Dimana dalam cinta ku titipkan satu pesan kesetiaan
Semua terasa manis
Impian kita serasa makin dekat
Sentuhan lembut kasih sayangnya membuatku percaya
Bahwa ini adalah mimpi kita
Ku wujudkan tahap demi tahap yang ku yakin ini sebuah impian besar
Aku yakinkan dalam diri ini akan terwujud indah
Tapi waktu berkata lain
Dimana gengamanmu kau lepas
Langkah kaki kita berbeda arah, dan langkahmu kian jauh
Cinta menghilang menorehkan luka dalam sebuah tangisan
Kau biarkan aku terluka dan berdiri sendiri
Kau tinggalkan aku
Imipian kita hancur
Harapanku kian hilang bersama kepergianmu
Lukaku disini ingatanku disni masih jelas
Akan semua hal indah yang pernah kita impikan
Sesaat aku terdiam dalam kesakitan
Ini begitu buruk benar-benar buruk
Apakah memang di setiap cinta selalu terselip penghianatan
Kamu pergi, dan akupun tak mungkin berdiri dalam lukaku
Aku pun pergi meninggalkan jejak kita yang kian usang
Tak ada artinya semua kisah di balik cerita masa lalu kita
Tapi , saat kau kembali aku benar-benar mengunci mati pintu hatiku
Kamu tahu?
Karena kamu telah membuang kunci kepercayaanku
Dan meski aku pergi saat kau datang
Sebenarnya ingin aku katakan aku masih ingin bersamamu
Tapi sejarah tak akan pernah berubah
Tak mampu menghapus jejakmu
Dimana kamu pergi demi orang yang lebih sempurna dariku



thumbnail

GELAP DUNIAKU

Angin bersama kesunyian....
Menghembuskan udara dingin dalam kegelapan
Sesaat pandangan hilang lenyap bersama malam
Bintangpun enggan menampakkan sinarnya
Ragapun terjatuh dalam ketakutan jiwa
Tangis dalam kebisuan mengahantarkanku dalam kesakitan
Mulut terbungkam enggan bersuara
Hatiku letih ragaku lemah untuk bertahan
Derai air mata terjatuh
Lewat mata aku berbicara
Lewat mata semua tersingkap
Namun....tak ada yang mampu mengerti arti pandangan mata
Dalam kekosongan aku mencoba tersenyum
Menghibur diri yang kian rapuh dan terjatuh
Menopang jiwa dalam kelemahan hidup
Bertahan untuk tetap berjalan
Meski gelap duniaku
Meski roboh jiwaku
Dan meski hancur hidupku
Aku tak boleh mati dalam keputus asaan
Biarkan aku terus berjalan meski gelap
Biarkan aku bertahan meski ku tak mampu
Masih ada keyakinan di dalam dada
Bahwa Tuhan selalu mengulurkan tanganNya
CintaNya yang membuatku bertahan
KasihNya yang membuatku kuat
Tertanam dalam diri, bahwa tak pernah ada duka yang abadi
Bahwa malam selalu tergantikan dengan siang
Lelahku dalam perjalananku akan terganti jika aku tak berhenti

Tuhan aku percaya cahayaMu akan menuntunku meski gelap duniaku

.comment-content a {display: none;}